|    Indonesia    |    English    |
18 May 2012  

Menu
 
Informasi Lainnya
Reformasi
Birokrasi
Pelayanan Perijinan
 

Polling
Informasi apa yang paling sering anda butuhkan di situs www. depnakertrans.go.id

Data dan Informasi Ketenagakerjaan

Data dan Informasi Ketransmigrasian

Hasil Penelitian Ketenagakerjaan

Hasil Penelitian Ketransmigrasian

Perundangan


  Home | Hasil Penelitian
 
| Advanced Search |
  Trans
 

Kajian Efektifitas Tenaga Pendamping Untuk Pengembangan Usaha Transmigran


Executive Summary
 
Latar belakang

Sebagai daerah baru, kawasan transmigrasi umumnya menghadapi berbagai kendala berupa keterbatasan sarana dan prasarana serta rendahnya kapasitas masyarakat transmigran. Meskipun telah dilakukan berbagai upaya pembinaan, melalui program-program pasca-penempatan, seperti pemberian layanan dan paket-paket bantuan, namun upaya tersebut masih belum sepenuhnya efektif dalam mendorong kemajuan.

 
Rumusan Masalah

Masalah yang dijawab melalui kajian ini adalah:

1.   Sejauhmana efektifitas peran pendamping TKPMP dalam pengembangan usaha transmigran?

2.   Kendala apa yang menghambat efektifitas tenaga pendamping TKPMP?

 
Tujuan dan Sasaran

Tujuan kajian ini adalah untuk mengetahui efektifitas (pengaruh sosial) TKPMP terhadap pengembangan usaha masyarakat Transmigrasi. Sedangkan sasarandari kegiatan ini adalah diperolehnya konsep model pendampingan masyarakat transmigrasi yang efektif bagi pengembangan usaha masyarakat transmigrasi.

 
Metodologi

Metode penelitian yang digunakan adalah metode evaluatif kualitatif terhadap Kegiatan atau aktivitas TKPMP Transmigrasi, sesuai dengan Pedoman Kerja TKPMP Transmigrasi, yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Pembinaan Pengembangan Masyarakat dan Kawasan Transmigrasi. 

Kriteria evaluatif secara sumatif didasarkan pada perbandingan antara outputs dengan inputs, sedangkan kriteria evaluatif secara formatif didasarkan pada tingkat responden antara output dan outcomes yang diperoleh (atau impact yang terjadi). Evaluasi tujuan dimaksud untuk memandingkan pencapaian tujuan dengan yang diharapkan. 

Pendekatan penelitian dilakukan dengan kualitatif sebagai prosedur penelitian yang menghasilkan data diskriptif berupa fakta-fakta yang tertulis atau lisan, melalui narasumber, studi pustaka untuk mencari informasi yang berkaitan dengan penelitian. Kajian dilakukan dengan menggunakan metode diskusi yang didukung dengan hasil-hasil studi kasus dan referensi lainnya yang terkait untuk selanjutnya dianalisis untuk memperoleh simpulan.


Hasil Penelitian

Alternatif model pendampingan ke depan adalahpendampingan masyarakat transmigran yang efektif bagi pengembangan usaha dan kemajuan masyarakat transmigrasi, perlu dikembangkan dengan cara-cara a) Dukungan kebijakan yang kuat, b) Dukungan anggaran program pendampingan yang cukup, dan c) Dukungan teoretik dan konseptual yang jelas, serta d) Dukungan kualitas personal dan sistem rekruitmen (Seleksi) yang tepat.             

 
Simpulan

Hasil kajian ini dapat disimpulkan adalah sebagai berikut. a) Sekalipun TKPMP cukup penting sebagai pendamping sosial dalam upaya pengembangan (pembinaan) masyarakat transmigrasi, keberadaannya saat ini masih jauh dari efektif. Efektivitas (pengaruh) TKPMP kepada masyarakat masih sangat rendah, baik dalam konteks perubahan sikap, perilaku dan aktivitas masyarakat transmigran, b) Rendahnya efektivitas TKPMP, antara lain disebabkan oleh pembinaan yang kurang intensif, insentif dan fasilitas kerja yang sangat rendah, dan proses rekruitmern dan seleksi yang kurang tepat, c) Kualitas personal, perbekalan teori dan pengetahuan (wawasan) TKPMP perlu ditingkatkan, di samping kecakapan teknis komunikasi dan penggerakkan masyarakat. Karena itu, system kerja, pembinaan, dan pengawasan terhadap TKPMP perlu diperbaharui, dan d) Instrumen kebijakan, dan dasar hukum program TKPMP perlu disusun kembali dan diperkuat setara Peraturan Menteri. Pendampingan masyarakat  transmigrasi kedepan, dapat bernama program TKPMP atau nama lain yang lebih sesuai dengan substansi dan fungsi ketransmigrasian.

 
Rekomendasi

Rekomendasi yang dapat diajukan dari hasil penelitian ini adalah sebagai berikut. a) Pemerintah Pusat (Ditjen P2MKT) segera menfasilitasi adanya pertemuan segitiga (Pusat-Propinsi-Kabupaten/Kota) untuk membahas masa depan TKPMP yang saat ini kinerjanya sangat lemah, karena tidak adanya kontrol dan pembinaan yang dilakukan secara serius. Juga masalah penyediaan tanaga kerja TKPMP, b) Tenaga Pendamping TKPMP perlu dibekali dengan Rencana Anggran Biaya (RAB) yang mendekati RAB KaUPT sehingga TKPMP mempunyai tanggung jawab pekerjaan sama seperti KaUPT/KaUPTD, c) Nama program pendampingan tidak harus TKPMP, tetapi menggunakan nama lain (misalnya Tenaga Pendamping Masyarakat Transmigrasi (TPMT), dengan fokus kegiatan pada pendampingan.

 
Unit Pengguna

Hasil penelitian ini digunakan oleh Ditjen P2MKT.

 
Catatan:


Untuk memperoleh hasil penelitian yang lengkap, dapat menghubungi :
Pusat Litbang Ketransmigrasian
Badan Penelitian, Pengembangan dan Informasi

Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi R.I
Jl. TMP Kalibata 17, Gd Utama Lt. 6.
atau telepon 021-7971010
 
 

Hasil Penelitian Transmigrasi Lainnya

  • Kajian Tentang Kemandirian Transmigran

  • Kajian PSM dan PDU dalam Pemberdayaan Masyarakat dan Kawasan Transmigrasi

  • Kajian Norma Jaminan Hidup Transmigran

Download File

No Attacment File