KEGIATAN PATRI
PATRI Kalimantan Selatan
Bersamaan dengan Peringatan HUT Kabupaten Pulau Laut ke 58, tanggal 1-2 Juni 2008 di Kota Baru telah dilaksanakan Pengukuhan Dewan Pengurus Cabang Perhimpunan Anak Transmigran Republik Indonesia (DPC) Pulau Laut. Terpilih sebagai Ketua Umum DPC PATRI Pulau Laut periode 2008-2013 adalah Sdr. Lalu Musadat, anak transmigran dari NTB. Sehari-hari Lalu Musadat adalah anggota DPRD Kabupaten Pulau Laut. Turut hadir ddalam acara pengukuhan tersebut antara lain Sekjen DPP PATRI Hasprabu, Bupati Pulau Laut, Direktur Promosi, Investasi, dan Kemitraan Depnakertrans, Ketua Umum DPD PATRI Kalimantan Selatan H. Suripno Sumas, SH, MH beserta staf, para Pimpinan SKPD, anggota legislatif Pulau Laut, dan perwakilan warga PATRI dari UPT2 yang ada di Kabupaten Pulau Laut.
Dalam kata sambutannya Sekjen DPP PATRI meminta agar pengurus yang baru dilantik tersebut dapat memberikan gairah dan semangat baru sebagai ormas penyumbang kader pembangunan daerah. Karena, ketimpangan pembangunan daerah diantaranya kurang fokusnya pembangunan ditingkat grass root. PATRI yang dilahirkan dari kelompok akar rumput wajib memfokuskan aktivitasnya membangun desa-desa yang ada didaerahnya.
Ketua DPD PATRI Kalsel dalam sambutannya menegaskan kembali, bahwa PATRI bukan organisasi politik, tetapi mempunyai kewajiban dan hak politik sebagaimana warga negara yang lain. PATRI sebagai sumber kader harus tetap independen. PATRI tidak dimana-mana, tetapi PATRI boleh ada dimana-mana.
Sementara itu, Bupati Pulau Laut Drs. Sjachrani Matjik, MM meminta agar PATRI bersama-sama membangun dan memajukan Pulau Laut. Karena peranan transmigrasi sangat signifikan dalam memajukan Kabupaten Pulau Laut.
PATRI Sumatera Selatan
Pada tanggal 8 Juni 2008, dalam rangka memperingati Satu Abad Kebangkitan Nasional, DPC PATRI Ogan Komering Ilir Sumatra Selatan telah melaksanakan Seminar bertemakan: "Peran Strategis PATRI dalam mendukung Pembangunan Daerah dan Integrasi Bangsa". Sebagai nara sumber dalam seminar tersebut diantaranya: Prof. Dr. Muhajir Utomo, MSc-Ketua Umum DPP PATRi, Ir. Hasprabu, MM - Sekjen DPP PATRI, dan Ir. Sujarwo - anggota legislatif Kabupaten OKI yang juga pengurus DPD PATRI Sumatra Selatan. Dalam seminar yang dihadiri Bupati OKI (Ir. Saleh Mekky, MM) dan 500 undangan tersebut, para pembicara sepakat bahwa Transmigrasi masih mempunyai peran penting di Indonesia. Namun, untuk masa mendatang pola, strategi, dan programnya perlu dimodifikasi agar lebih optimal.
Masih dalam rangkaian kegiatan tersebut, Bupati OKI berkesempatan melepas Rombongan 1.000 Ojeg Sepeda Motor kader PATRI untuk menutup secara resmi acara PATRI CUP dilapangan Tugu Mulyo, Lempuing, Ogan Komering Ilir.
Berdasarkan sumber informasi PATRI Sumsel, Ketua DPC PATRI OKI (Achmad Arief, MSi) putra transmigran dari UPT Air Sugihan yang juga sebagai Camat Lempuing akan diusulkan sebagai calon Wakil Bupati OKI periode 2009-2014 mendatang, berpasangan dengan Bupati saat ini. Semoga Allah meridloi.
PATRI Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara
Di Sumatera Utara, pada tanggal 15 Juni 2008 telah dilaksanakan Pengukuhan DPC PATRI Kabupaten Deli Serdang. Pelantikan dilaksanakan di Padepokan Agung Tunggal Roso Nuswantoro, oleh Ketua DPD PATRI Sumut AKPB (Purn) H. Rusbandi. Disela-sela acara pelantikan DPC tersebut dilakukan pula peresmian Balai Latihan Kerja Perbengkelan dan BMT milik DPD PATRI Sumut di Desa Patumbak, Deli Serdang. Hadir dalam acara tersebut antara lain: Mantan Menteri Koperasi Adi Sasono, Mantan Meneg BUMN Sugiharto, Sekjen DPP PATRI, Bendahara Umum DPP PATRI, Wakil Bupati Deli Serdang, Perwakilan 34 Paguyuban Etnik di Sumatera Utara, Sekum DPD PATRI Riau, pemerintahan setempat, kelompok seni tradisional, dan sekitar 1.000 undangan warga masyarakat dari berbagai UPT se Sumatera Utara.
Ketua DPC PATRI Deli Serdang periode 2008 - 2013, Syamsudin, yang berprofesi sebagai wartawan, adalah warga Dayak, anak transmigran spontan dari Kalimantan Selatan. Dikatakannya, setelah acara pelantikan, kehadiran PATRI merupakan motivasi dan angin segar bagi Ormas di Sumatera Utara. Karena di Sumatera Utara, khususnya Medan dan sekitarnya, yang dominan sejak dulu adalah paguyuban etnis tertentu. Kehadiran PATRI ternyata dapat mempersatukan organisasi yang bersifat etnis tersebut. Sehingga yang awalnya sesama organisasi tersebut tidak saling mengenal, dengan hadirnya PATRI dapat merekatkan, mematrikan, dan mensinergikan diantara mereka.
Pada bulan Agustus 2008, direncanakan Padepokan Agung Tunggal Roso Nuswantoro akan menjadi tempat berlangsungnya Rapat Pimpinan Nasional (RAPIMNAS) PATRI ke III.
