Perjalanan panjang pembangunan transmigrasi dalam kurun waktu Pembangunan Jangka Panjang Tahap I pada hakekatnya merupakan investasi pemerintah untuk menerobos belantara, membuka isolasi sebagaian besar wilayah nusantara. Pekerjaan besar yang dilandasi cita-cita luhur dalam upaya mengangkat harkat dan martabat bangsa itu telah banyak dirasakan manfaatnya.
Konstribusi pembangunan transmigrasi telah dirasakan pula oleh propinsi daerah transmigrasi yang bersangkutan, baik dukungannya dalam peningkatan produksi pangan maupun pembangunan infrastruktur.
PJPT II telah kita lalui, kedewasaan masyarakat semakin nyata dan kemandirian semakin tumbuh disetiap benak bangsa. Berlandaskan kenyataan itulah kini tiba saatnya transmigrasi bukan semata-mata program pemerintah, tetapi mulai menjadi milik seluruh rakyat. Oleh karena itu tidak berlebihan kiranya bila transmigrasi menjadi sebuah gerakan masyarakat untuk meningkatkan harkat dan martabat.
Hingga sampai saat ini, tak dapat dipungkiri bahwa transmigrasi telah memberikan kontribusi yang cukup besar terhadap pembangunan bangsa dan negara. Hal tersebut terbukti bahwa transmigrasi telah mendorong tumbuh berkembang berbagai peluang usaha dan peluang kerja. Program transmigrasi telah berhasil mengembangkan sekitar 3.000-an Unit Pemukiman Transmigrasi (UPT) dengan berbagai infrastrukturnya, 945 diantaranya telah berkembang menjadi desa baru. Desa-desa baru tersebut sekarang dihuni oleh kurang lebih 12 juta jiwa dan telah tumbuh mendorong terbentuknya kecamatan dan kabupaten baru. Data eks UPT yang telah mendorong perkembangan daerah menjadi pusat pemerintahan sebanyak 235 kecamatan dan 66 kabupaten. (Pusdatintrans, Membangun Daerah Bersama Transmigrasi, 2004).
Pada tahun 2005 data eks UPT yang telah mendorong perkembangan daerah menjadi pusat pemerintahan menjadi sebanyak 240 kecamatan dan 75 kabupaten. (Pusdatintrans, 2006).
Pada Tahun 2009 posisi Bulan September, data eks UPT yang telah mendorong perkembangan daerah menjadi pusat pemerintahan menjadi sebanyak 82 kabupaten. dan pada Bulan Desember terus bertambah menjadi sebanyak 88 kabupaten (Pusdatintrans dan P4Trans, 2009)
Pada Tahun 2010 posisi Bulan November, data eks UPT yang telah mendorong perkembangan daerah menjadi pusat pemerintahan menjadi sebanyak 97 kabupaten. (Pusdatintrans dan P4Trans, 2010)
Program transmigrasi juga telah berhasil membuka areal produksi baru dibidang pertanian, perkebunan dan perikanan yang mampu menyerap ribuan, bahkan jutaan tenaga kerja. Bahkan para transmigran tersebut dengan kamauan yang keras, tekad dan semangat yang tinggi banyak yang telah berhasil sebagai transmigran teladan. Bukan itu saja prestasi yang telah mereka hasilkan, mereka telah berhasil menyekolahkan anak-anaknya sampai kejenjang perguruan tinggi sehingga menjadikan anak-anak transmigran yang berhasil, baik dibidang swasta maupun di lingkungan pemerintahan. Telah banyak pengusaha yang dilahirkan dari anak seorang transmigran, dan banyak pula yang telah menduduki jabatan di lingkungan pemerintahan.
| Statistik & Informasi Transmigrasi Lainnya |
|
|
| Download File |
No Attacment File
|
|
| |
|